IkanKecil – Kolam Informasi dan Cerita Kecil

Mengungkap trik bernegosiasi dengan ikan besar

Dalam berbisnis tentunya kita sering dihadapkan dengan negosiasi bisnis, baik yang skala kecil maupun besar. Proses negosiasi bisnis ini mengharuskan kita sebagai pebisnis memiliki intuisi dan kemampuan dalam merencanakan harga yang ideal sekaligus memberikan layanan/produk yang terbaik bagi klien, seringkali negosiasi tersebut berakhir pada situasi dimana porsi harga yg anda tawarkan terpaksa dikurangi cukup besar agar klien bisa menyetujuinya.

Ketika bernegosiasi anda harus memahami beberapa hal yang jarang diungkap oleh pebisnis lainnya, kali ini kita akan membahas satu persatu apa saja yang menjadi poin utama memenangkan negosiasi bisnis tanpa harus mengorbankan harga maupun layanan yang anda sediakan.

Pertama, dalam bernegosiasi harga, pastikan harga yang anda miliki adalah sesuai dengan layanan yang anda berikan, tentu saja hal ini membutuhkan kalkulasi biaya yang anda butuhkan untuk memberikan layanan atau produk tersebut, jangan terlalu melebihkan perhitungan untuk mendapatkan keuntungan besar, tetapi pastikan angka yang anda tawarkan merupakan angka yang ideal mencakup nilai modal serta margin keuntungan yang anda inginkan, kalau barangnya dalam bentuk jasa umumnya harga jasa yang anda miliki harus sesuai dengan satuan harga jasa yang berlaku di pasaran, lebih tinggi sedikit tidak masalah jika anda memang memiliki sesuatu yang lebih baik dari kompetitor anda.

Kedua, dapatkan informasi mengenai klien, ini bisa anda cari melalui berbagai cara seperti mengorek informasi melalui staf atau pihak ketiga mengenai anggaran yang tersedia untuk produk/layanan anda atau membaca dari laporan keuangan pada profil perusahaan atau langsung saja bertanya berapa anggaran yang mereka miliki, ini sah saja untuk dilakukan di jaman now.

Ketiga, presentasikan layanan/produk anda dengan baik, bahkan kalau perlu sewa jasa desainer untuk membuat presentasi anda dinamis dan menarik sehingga saat anda tampilkan hal itu sudah melebihi ekspektasi klien yang awalnya mungkin berpikir “Ah..anda hanya vendor kecil, paling presentasinya gitu-gitu aja”. Pastikan presentasi anda menciptakan interaksi yang positif, dan sudah menjawab semua pertanyaan yang akan muncul saat anda membawanya kedepan klien.

Keempat, jangan pernah takut mempertahankan harga! pada umumnya semakin besar skala perusahaan/klien, mereka akan mencari penawaran yang memiliki resiko paling kecil..Bukan harga yang paling murah! semakin besar skala perusahaan semakin besar resiko yang mereka miliki, dan itu membuat mereka sangat memperhitungkan dengan detail apakah jika mereka menyetujui penawaran anda, lalu resiko apa saja yang mereka akan hadapi. Semakin kecil resiko yang bisa anda tawarkan dalam proses negosiasi, semakin besar kemungkinan klien tetap memilih anda, meski harga yang anda tawarkan sedikit lebih mahal, dan itu sebabnya seringkali anda pernah menemukan situasi dimana kompetitor anda mampu menjual produk/layanan yang sama namun dengan harga lebih mahal.

Kelima, jangan berlebihan dalam menawarkan layanan/produk anda, ingat poin keempat bahwa ‘resiko’ menjadi pertimbangan penting bagi klien dalam memilih vendor/penyedia jasa. Semakin anda berlebihan dalam menawarkan layanan/produk, itu akan menempelkan stiker mencolok di jidat anda yang berbunyi “this is bullshit!!”. Ingat para pembuat keputusan di sisi klien tentunya memahami dengan baik bahwa tidak ada makan siang yang gratis, alias tidak ada bonus yang tidak membutuhkan biaya. Biasanya saat klien melihat sebuah lembar penawaran dari anda yang isinya terlalu menggiurkan biasanya akan dianggap sebuah poin ‘resiko’ yang secara otomatis mengaktifkan alam bawah sadar para klien untuk menjaga jarak dari hal tersebut, cukup tawarkan item yang masuk akal, dan jelaskan bahwa anda dapat memberikan bonus hanya saat anda benar-benar mendapatkan keuntungan dari projek tersebut, sama halnya seperti mereka para klien yang berbahagia jika anda dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Keenam, tetap berdoa kepada-Nya, karena memang sejatinya rezeki sudah ada yang mengatur, apa salahnya kita deketin yang ngatur.

——
Semoga Berhasil!

Exit mobile version